Arsip Kategori: Oase

BERSEPEDA

Oleh: Wegig Yhusa

Jauh setelah Isya’ tiba

Sepeda merangsek kepada khalayak, ingin diajak berkeliling di dunia mimpi

Melalui ilusi, energi masih kelihatan berjalan di atas fana bumi

Menuju lelap yang istiqamah dan sempurna; sepeda lekas semangat,

mengiring melodi bertangga nada-nada sentosa

Segala kerja dan perjalanan segera terbayar dengan kualitas hidup yang teduh

Biarkan sabar datang dengan sendiri

Tak perlu dijemput, tak perlu diundang

Kau hanya perlu bermuhasabah, sebelum akhir menghampiri baru pada tahun

Kau juga perlu berpetualang

Tak hanya nonton tivi di kamar

Tak hanya baca koran di teras depan

Kau tanya, Mengapa?

Agar engkau mengerti, apa arti sebuah diskusi di tengah kegiatan

Agar kau tak dikejutkan dengan derasnya alir darah cinta metropolitan

Agar kau bisa menemukan keluarga yang tak kau maklumi keberadaannya

Lalu apa guna kau punya sepeda?

Ia sudah merengek ingin pergi

Menginginkan impian yang sama seperti tuan

Mengharap jeruji pada roda kembali berputar

Oh, sungguh kasihan Ia

Di Padang Mahsyar, Ia dipanggil Tuhannya

Diberikan amanah untuk segera berbenah

“Segala puji bagimu ya Allah, Kau telah menyadarkan aku kembali dalam tidur yang damai

Untuk bisa menemukan anugerah-MU, yang semalam telah Kau kehendakkan”.

Alhamdulillah

Setelah berbenah dan berubah, ia kembali tidur dalam abadi

Mewujudkan mimpi dan melupakan sebuah kehadiran yang tak pernah diperhatikan.