Peran Sinetron Legenda Indonesia Terhadap Keberlangsungan Kearifan Lokal Pada Era Modern

Oleh : Dewi Retno Putri

Fakultas Ekonomi Bisnis

Universitas Brawijaya

Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh masyarakat yang menceritakan cerita sebagai sesuatu yang benar-benar telah terjadi. Legenda Indonesia adalah cerita yang dianggap benar-benar pernah terjadi di Indonesia. Selain itu legenda juga berperan dalam memperkelakan  keariafan lokal, asal usul. Contoh dari legenda itu sendiri seperti terciptanya Gunung Tangkuban Perahu, Malin Kundang, Gunung Bromo, dan banyak lagi. Yang masing-masing dari legenda memiliki pesan yang terkandung didalamnya seperti untuk selalu menjadi anak yang shaleh kepeda orang tua, menunjukan asal usul adanya seserahan setiap hari tertentu pada alam. Legenda Indonesia juga bisa dianggap sebagai sejarah yang tak tertulis namun hanya diceritakan dari generasi ke generasi yang akibatnya nanti akan mengakibatkan hilangnya esensi dari cerita sebenarnya.

Dewasa ini makin merosotnya nilai kearifan lokal dimata generasi muda dan lunturnya semangat generasi tua untuk menceritakan tentang legenda Indonesia yang semua ini dikearenakan banyaknya konten yang dianggap lebih menarik dibandingkan dengan legenda atau sejarah pada era modern. Umumnya legenda diceritakan oleh orang tua pada anaknya sebagai bunga tidur, atau terdapat dalam buku bacaan anak-anak. Namun karena sedikitnya minat baca di Indonesia dan adanya konten yang lebih menarik sehingga legenda Indonesia semakin terbelakang dan pengetahuan generasi ke generasi mengenai kearifan lokal makin menurun. oleh karena itu, diperlukan konten menarik mengenai legenda Indonesia yang dapat meningkatkan pengetahun mengenai kearifan lokal, budaya Indonesia atau lokal terhadap masyarakat.

Banyak dari dunia entertaiment juga melakukan produksi sinetron yang mengusung tema legenda Indonesia guna memperkenalkan budaya lama pada setiap generasi ke generasi lain. Namun, hal ini sudah tidak dilakukan hampir bertahun-tahun lalu. Andanya penayangan kembali sinetron legenda Indonesia juga baru dilakukan beberapa bulan yang lalu dan sudah terlampau jauh kualitas animasi yang dilakukan dengan standart animasi saat ini sehingga sedikit menarik perhatian penonton khususnya generasi muda. Lalu bagaimana bila semakin lama diera legenda Indonesia menjadi hal tabu bagi generasi muda, dimana mereka yang harusnya melestarikan budaya tersebut pada generasi selanjutnya. Disini peran teknologi dan dunia Hiburan berperan cukup penting dalam proses sosialisasi legenda Indonesia untuk keberlangsungan kearifan lokal.

Tayangan legenda Indonesia sebenarnya ditujukan untuk seluruh masyarakat khususnya generasi muda karena saat ini banyak anak muda yang hanya menyepelekan kearifan lokal khususnya diera modern seperti saat ini. Yang mana semua hal dapat diketahui dengan mudah dan selalu ada hal baru sehingga kearifan lokal lama tidak lagi menjadi hal yang wajib dilestarikan atau bahakan diketahui. Contohnya saja ketika Ruwah Desa umumnya yang melakukan hampir dari awal kegiatan dan akhir dilakukan oleh orang tua sedangkan anak muda hanya melihat atau sekedar mengikuti kegiatan tumpengan, atau bahkan pemberian sesajen yang dilakukan di Bromo kebanyakan orang tidak menegrti asal usulnya hanya mengerti jika itu kebiasaan atau budaya orang Tengger.

Dengan adanya tayangan legenda Indonesia dapat memberikan pengetahuan tentang budaya kearifan lokal pada setiap orang yang menonton, dan dengan adanya tayangan tersebut pun masyarakat akan lebih menghargai budaya kearifan lokal serta melestarikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *