Menyimak Kemeriahan “Dari Dawai Turun ke Hati” di Sendratasik UNESA

Oleh : Fibrina Aquatika

 

Universitas Negeri Surabaya merupakan salah satu universitas bergengsi di Surabaya. Sama seperti kampus lain pada umumnya, UNESA juga memiliki banyak sekali komunitas dari berbagai bidang. Salah satu komunitas yang cukup nyentrik dan patut untuk diapresiasi adalah KKM Jrang Jreng.

KKM Jrang Jreng merupakan salah satu komunitas gitar klasik di Universitas Negeri Surabaya.
Hal yang membuat komunitas ini patut untuk diapresiasi adalah pementasan gitar klasik yang baru-baru ini diselenggarakan di Fakultas Bahasa dan Seni. Pementasan diselenggarakan pada tanggal 21 Februari 2018 pukul 19.00 WIB bertempat di Gedung T11 jurusan Sendratasik FBS, UNESA Lidah Wetan, Surabaya. Saat itu pementasan terlihat begitu meriah, dihadiri oleh mahasiswa baik dari FBS maupun dari luar. Dekorasi ruangan juga terlihat begitu khas dengan suasana remaja namun tetap klasik.

Selama pementasan gitar klasik berlangsung, penonton begitu menikmati alunan musik dari gitar klasik yang dipentaskan beberapa kali. Hal ini terlihat dari penonton yang bersorak gembira dengan tepuk tangan yang meriah di setiap penghujung pementasan. Alunan musik dari dawai gitar ini cukup memikat para hati remaja yang mendengarnya, hal ini tentu saja sesuai dengan tema yang diangkat oleh KKM Jrang Jreng, yakni “Guitar in Love” Dari Dawai Turun ke Hati.
Pementasan gitar klasik “Guitar in Love” dimeriahkan oleh 9 penampilan, yang masing-masing penampilan membawakan alunan musik gitar yang berbeda dan tentu saja begitu meriah. Penampilan diantaranya adalah mahasiswa aktif dalam KKM Jrang Jreng, kawan-kawan alumnus dan lainnya. Selain pementasan musik-musik moder, pementasan ini juga menampilkan musik-musik tradisional Indonesia yang dikemas dalam pementasan gitar klasik tersebut.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan Rahmat Ramadhan, selaku ketua pelaksana acara, menyampaikan bahwa acara tersusun dengan rapi serta sesuai dengan yang diharapkan, meskipun persiapan tergolong mendadak. Rahmat juga menjelaskan bahwa persiapan yang tergolong mendadak dikarenakan kesibukan masing-masing pemain, namun hal itu tidak menjadi halangan, karena kepiawaian para pemain atau anggota KKM yang sudah terlatih dalam memainkan gitar klasik.
Menurut pernyataan ketua pelaksana, pementasan gitar klasik diselenggarakan untuk upaya pengenalan komunitas gitar klasik Universitas Negeri Surabaya kepada seluruh mahasiswa universitas.

Komunitas gitar klasik bisa menjadi hobi yang berkualitas sekaligus sebagai sarana menyampaikan budaya Indonesia melalui musik-musik tradisional yang dipentaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *