Annual Fashion Show PKK UNESA 2017

Fotografer : Risa Eka Y.

  Surabaya Fashion Parade 2017 menjadi ajang dalam pembuktian inovasi dan kreasi para desainer untuk menunjukkan hasil karya terbaik mereka. Tak ketinggalan juga para mahasiswa jurusan S1 Pendidikan  Tata Busana Unesa bergabung dalam event tersebut dan menunjukkan kreasi busana mereka. “28th Annual Fashion Show S1 Pendidikan Tata Busana UNESA 2017” telah sukses diselenggarakan pada tanggal 4 Mei 2017 di Atrium Tunjungan Plaza Surabaya. Pagelaran busana ke-28 ini dilaksanakan dalam rangka mata kuliah tahunan di jurusan Tata Busana Unesa dan telah dipersiapkan sejak awal perkuliahan.

Tema yang diusung kali ini sangat menarik yakni “The Grey Zone”. Mengacu pada trend internasional, tema ini diambil karena diprediksikan akan menjadi trend fashion di tahun 2018. Acara fashion show ini diikuti oleh 43 mahasiswa dari angkatan 2013 dan beberapa dari angkatan 2012. Total karya dipamerkan sebanyak 129 look busana wanita dan 43 busana pria. Karya busana yang dipamerkan di Catwalk dibagi menjadi 4 subtema yakni Funtastic Force, The Murk, Neobasic, dan Zameena yang dipamerkan secara apik oleh para model professional. Setelah pagelaran fashion show selesai, semua hasil karya busana yang telah dipamerkan tersebut akan langsung dijual dengan kisaran harga Rp.300.000 keatas.

Fotografer : Risa Eka Y.

Untuk tahun ini, acara fashion show oleh jurusan S1 Tata Busana memnggunakan konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya. “Yang dulu-dulunya diselenggarakan secara eksklusif di hotel berbintang, kini kita buka di tempat umum. Jadi tahun ini kita bergabung dengan Surabaya Fashion Parade agar masyarakat luas lebih mengenal jurusan kita, S1 Tata Busana Unesa” ujar Nita Ardila Hani selaku Event Coordinator. Selain itu untuk tahun ini lebih memproduksi busana ready to wear dibanding tahun-tahun sebelumnya yang produksi lebih ke custom.

Fotografer : Risa Eka Y.

Acara yang diselenggarakan Tata Busana Unesa ini bisa dibilang sangat sukses. Terbukti dengan antusias masyarakat yang sangat besar dan banyaknya jumlah penonton, sehingga banyak penonton yang tidak mendapat tempat duduk meskipun memiliki kartu undangan VIP. Dan dijumpai pula beberapa penonton yang memiliki tiket masuk namun tidak sesuai dengan tempat duduk yang tertera. Panitia sendiri juga mengaku kewalahan dalam menanganinya.

Fotografer : Risa Eka Y.

Selain acara fashion show ini, diadakan pula rangkaian acara untuk memeriahkan 28th Annual Fashion Show ini. Pagi harinya di tangal yang sama diadakan lomba Busana Daur Ulang dan Rias Fantasi untuk para siswa SMK tingkat Jawa Timur. Lomba tersebut diikuti oleh total 17 peserta dan dimenangkan oleh SMK 3 Blitar sebagai juara 1, SMK Suko Mojokerto sebagai juara , dan SMK Dharma Wanita Gresik sebagai juara 3.

Juri – juri dibalik acara lomba tersebut berasal dari bapak dan ibu dosen pengampu mata kuliah di jurusan S1 Tata Busana Unesa. Selain itu didatangkan juga juri dari luar Unesa, praktisi – praktisi professional yang lebih paham di bidang fashion dan sudah terjun di industri ini. Diantaranya Ibu Ariyani sebagai (Founder Arva School of Fashion), seorang designer terkemuka Embran Nawawi, dan salah satu desainer dari Interim Clothing.

“Setelah acara ini aka nada evaluasi. Pandangan untuk acara tahun depan masih belum tahu, karena nanti adik – adik angkatan 2014 seperti apa konsepnya. Dan nanti bisa dibandingkan dengan angkatan – angkatan sebelumnya, karena ini masih belum ada evaluasi” kata Nita sebagai mahasiswi angkatan 2013 tersebut. (Nit, Mou)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *